Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Posted on by Jamie

Kepergian Evan Dimas ke Espanyol

Kepergian Evan Dimas ke Espanyol

Mantan kapten Timnas Indonesia U-19 Evan Dimas beserta Puguh sahabatnya berangkat ke Spanyol pada hari Selasa 2 Februari 2016 malam. Evan Dimas kembali mengadu nasibnya si persepak bolaan Eropa bersama Espanyol, klub peserta La Liga. Evan Dimas berangkat ke Spanyol dalam rangka menjalankan program beasiswa Kementrian Olahraga dan Pemuda (Kemenpora) yang bekerjasama dengan Nine Sport (Promotor Olahraga).

Terlebih dahulu Evan Dimas akan disekolahkan di Espanyol B selama empat bulan terlebih dahulu, jika permainan Evan dinilai bagus maka klub sekota Barcelona tersebut akan memutuskan untuk mengontraknya sebagai pemain.

Sebelum berangkat ke Spanyol Evan Dimas terlebih dahulu mampir ke kantor Kemenpora untuk bertemu dan meminta restu pada menpora Imam Nahrawi. Menpora berpesan kepada Evan untuk tetap beribadan dan jangn lupa diri saat merantau ke negeri Matador tersebut. Termasuk kebiasannya saat bermain di Indonesia, yaitu sujud syukur setiap kali berhasil mencetak gol, sebagi bentuk syukur dan sebagai bentuk pengingat kepada Tuhan yang Maha Esa. Imam Nahrawi juga mengajak masyarakat Indonesia untuk ikut mendoakan kepergian Evan Dimas ke Spanyol agar selamat sampai tujuan, sukses dan dapat berkiprah di persepak bolaan Internasional, sehingga mampu membawa nama Indonesia

“Terima kasih banyak kepada Bapak Menpora. Saya senang sekali dapat bertemu pak Menpora yang ah sanya hpat membawa hat di televise. Insya Allah saya dapat membawa nama harum Indonesia, dan saya minta doa seluruh rakyat Indonesia agar kami (saya dan Puguh) dapat bermain di sana, dan pemain lainnya juga,” ujar Evan Dimas kepada awak media di Kantor Kemenpora, Selasa 2 Februari 2016.

Imam Nahrawi memberikan sebuah sarung untuk bekal Evan Dimas di Spanyol. Menpora Imam Nahrawi memang mengaku tidak memberikan bekal dalam bentuk materi kepada pemain kebanggaan Indonesia tersebut. Hal tersebut dikarenakan Menpora yakin bahwa Evan Dimas memiliki potensi dia juga merupakan pemain professional yang dapat mencari uang sendiri, serta uang saku yang hanya diberikan oleh Nine Sports sebagai partner dalam program beasiswa tersebut.

Selain itu Menpora juga berpesan kepada Evan untuk tidak lupa beribadah dan jangan lupa diri saat berada diperantauannya. Termasuk jangan melupakan kebiasaan saat bermaian di Indonesia, yakni sujud syukur ketika berhasil mencetak gol, sebagai rasa syukur dan bentuk pengingat kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Menpora sangat berharap kepergian Evan dapat menjadi pelucut motivasi untuk pemain yang lain. Ia ingin pemain sepak bola Indonesia juga dpat mengikuti jejak Evan, terutama dalam jejaknya menjajal karie di luar negeri.

”Kami bangga memiliki pemain seperti Evan Dimas yang berhasil berangkat ke luar negeri, semoga ada pemain lain yang juga bisa pergi ke luar negeri. Hal ini membuktikan bahwa bibit-bibit pemain Indonesia tidak kalah baiknya (dengan pemain Eropa),” ucap Imam Nahrawi di Kantornya kepada para awak media.

Gelandang muda tersebut melakukan uji coba selama tujuh hari di klub Divisi Segunda La Liga, UE Llagostera. Ayah Evan Condro Kirana mengatakan bahwa tujuh hari di sana Evan akan melakukan trial terlebih dulu di Spanyol. Kalau trial sudah selesai dan oke maka Evan Dimas akan langsung dikontrak. Evan sebelum berangkat juga tidak meminta apa-apa kepada kami selaku orang tua sebelum berangkat ke Spanyol. Evan hanya meminta doa sebanyak-banyaknya agar selamat dan sukses di perantauannya.

Condro mengungkapkan bahwa ia sendiri juga masih tidak percaya bahwa anakanya dilirik oleh salah satu klub di Eropa. Ketika mnerima kabar tersebut, Condro mengaku sangat kaget dan bersyukur atas prestasi yang di dapatkan anaknya tersebut.

Seperti kabar yang kencang berhembus bahwa Evan Dimas akan melakukan uji coba di Barcelona B – tim binaan Barca, namun kabar tersebut ternyata masih sebatas rumor, karena Evan sendiri memastikan bukan Barcelona B yang mengajaknya tes tetapi Llagostera, berita tersebut dilansir dari akun twitter Evan. Sebelumnya mantan kapten Timnas ini ternyata juga sudah sempat melakukan trial dengan salah satu kasta di bawah La Liga atau Tim Sagubda Division, yakni Llagostera. Namun saat itu Evan gagal lolos karena performanya saat itu yang impresif.